Rokan Hilir– Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif terus digencarkan di Kecamatan Pujud. Hal ini terlihat dalam kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka antisipasi dan penanggulangan penyakit masyarakat yang digelar pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Aula Kantor Camat Pujud.
Rapat tersebut dihadiri oleh Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., Camat Pujud M. Nasri, S.Sos., unsur TNI, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala sekolah, perwakilan perusahaan, hingga para penghulu se-Kecamatan Pujud.
Dalam sambutannya, Camat Pujud M. Nasri menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan cooling system yang sebelumnya dilaksanakan oleh Polsek Pujud, guna mencari solusi bersama dalam mengatasi berbagai penyakit masyarakat seperti narkoba, perjudian, pencurian TBS, dan tindak kejahatan lainnya.
“Melalui kebersamaan dan kekompakan, kita harapkan mampu mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas di wilayah Kecamatan Pujud,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LAM Kabupaten Rokan Hilir Jufrizal, S.Pi. menyoroti maraknya pencurian sawit yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba. Ia menilai bahwa narkoba menjadi akar dari berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kita harus duduk bersama mencari solusi terbaik. Ini demi masa depan anak-anak dan keluarga kita,” tegasnya.
Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan dalam penyampaiannya menegaskan komitmennya untuk memberantas narkoba di wilayah hukumnya. Ia menyebut bahwa sejak awal menjabat, dirinya tidak akan mentolerir segala bentuk peredaran narkotika.
“Narkoba adalah sumber utama terjadinya tindak pidana lain. Kami akan tindak tegas baik pengedar maupun pengguna. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi,” tegas Kapolsek.
Dalam sesi diskusi, berbagai masukan disampaikan oleh peserta rapat. Mulai dari perlunya keterlibatan perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penertiban tempat hiburan malam, hingga penindakan terhadap pengepul sawit ilegal yang diduga menerima barang hasil curian.
Sebagai hasil rapat, disepakati beberapa langkah strategis, di antaranya pendataan terhadap pengepul sawit oleh para penghulu, pengaktifan kembali pos kamling di setiap kepenghuluan, serta penertiban tempat hiburan yang tidak memiliki izin.
Selain itu, pihak kecamatan bersama unsur Forkopimcam akan membentuk Satgas gabungan yang melibatkan Polri, TNI, dan LAM untuk melakukan patroli serta penindakan jika ditemukan pelanggaran di lapangan.
Kegiatan rapat berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif, dengan harapan seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Kecamatan Pujud.**”(Bud)








WhatsApp us
Komentar