MEDAN – Anda pusing? Mau punya mobil mewah tetapi harganya sangat mahal. Lalu anda harus bagaimana? mungkin yang terlintas di pikiran anda saat ini adalah membeli mobil bekas.
Mobil bekas memang murah, Tetapi anda pasti khawatir tentang kondisi mobil tersebut, terkadang harga mobil bekasnya tidak sesuai dengan yang di harapkan. Ada mesinya bermasalah, interiornya jelek, remnya tidak baik, handlenya tidak nyaman dan lainnya.
Jika mobil yang di tawarkan sangat murah, biasanya mobil tersebut memiliki banyak kekurangan dan penjual ingin menjual cepat dengan cara menurunkan harganya semurah-murahnya. Lalu pembeli langsung tergiur tanpa melakukan sebuah riset, jika begini pembelilah yang merasa rugi.
Baca juga: Pengharum Mobil Dapat Menyebabkan Kanker, Berikut Faktanya
Mobil bekas banjir
Seringnya banjir yang muncul di indonesial memang banyak membuat rugi sejumlah pihak. Terutama pemilik mobil yang terkena banjir dan pihak asuransi. selain kerugian, ada juga yang merasa untung seperti para pencari mobil bekas.
Lalu bagaimana dengan mobil bekas yang terkena banjir, umumnya mobil tersebut di jual kembali atau biasanya di kanibal (spare part di ambil). Mengapa di jual?

Karena para pemilik mobil tersebut sudah enggan memakainya dan lebih memilih membeli mobil baru. Hal tersebut memang wajar, “biaya perbaikanya mahal! apa lagi mobil tersebut tidak memiliki asuransi, mendingan beli mobil baru” ujar mereka.
Baca juga: Thermo Gun Dapat Merusak Otak? Benarkah Demikian?
Oleh karena itu, ketika anda ingin membeli mobil tersebut, sebaiknya tanya terlebih dahulu tentang riwayat mobil tersebut secara rinci. Di mulai dari kilometernya, check kondisi fisik, test drive, bawa ke service mobil terpercaya untuk di lakukan sebuah pengujian. Jika anda mendengar kata “mobil ini bekas terkena banjir” anda jangan berubah pikiran dulu.
Kondisi mobil banjir
Belum tentu mobil yang terkena banjir tersebut memiliki reputasi yang sangat buruk. Terkadang jika anda beruntung, anda bisa mendapatkan mobil tersebut seharga 50 juta di sebuah dealer yang menampung mobil bekas terkena banjir tanpa ada kerusakan yang serius.
Bagaimana cara mengetahuinya? seperti yang di katakan tadi, ketahuilah jarak kilometer yang di tempuh mobil tersebut, jika masih di bawah 50,000km. ada baiknya anda mempertimbangkanya, bisa jadi ini keberuntungan anda.

Selain kilometernya, anda juga harus sering berkomunikasi dengan dealernya untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik sehingga jika ada kerusakan ringan. Bisa dengan mudah di selesaikan, berkomunikasi dengan dealernya juga belum cukup, anda juga harus terampil dalam pengetahuan otomitif. Karena dari keterampilan tersebut anda bisa langsung mengetahui kerusakan yang di alami mobil.
Baca juga: Diblokir di AS, Inggris dan India, Indonesia Kini Peluang Pasar Aplikasi TikTok
Bagi anda yang kurang terampil, ada tips lain juga walaupun terdengar melelahkan, carilah rekan atau orang yang dekat dan mahir dalam pengetahuan otomotif. Dari bantuanya anda juga bisa langsung menilai kualitas mobil bekas yang anda pilih atau gunakan media internet untuk menambah wawasan anda.
Jika mobil tersebut memanglah pilihan anda, maka terkadang anda sering mendapatkanya dengan kondisi yang kurang baik. Seperti interior yang berdebu dan berjamur, mesin berkarat, bau yang tidak sedap, exterior yang rusak, bahkan kelengkapan yang hilang. Tetapi jangan salah, anda juga bisa mendapatkannya dengan kondisi yang prima jika anda tetap terus mencarinya dan bersabar,
Kesimpulan
Memang, cukup sulit mencari mobil bekas banjir yang berkondisi prima karena sering laku selagi harganya murah tetapi kondisinya baik. Jadi kesimpulannya, haruskah anda membeli mobil bekas yang terkena banjir. Jawabanya tergantung, jika anda tidak keberatan untuk berusaha keras maka tidak ada salahnya untuk membelinya, asalkan harganya sesuai dengan expetasi anda. Tetapi jika anda memiliki expetasi tinggi, sebaiknya anda membeli mobil baru saja.








WhatsApp us
Komentar