Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Sumut Minta Stop Import Garam

News, Medan270 Dilihat

Medan, Goosela.com – Ketua PW Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Sumatera Utara Muhammad Faisal SE mengatakan saat ini Indonesia masih menginport garam 2,7 juta ton pertahun untuk memenuhi kebutuhan industri.

Menurut Muhammad Faisal SE Indonesia masih mengimport garam 2,6 juta ton pertahun Sehingga garam produksi petani dalam negeri belum diserap untuk kebutuhan industri, hanya kebutuhan rumah tangga bagaimana target swasembada 2025, apakah ini hanya sebatas angan angan karena berbanding terbalik dengan program swasembada garam tahun 2025.

Ini adalah masalah penting dan sekaligus memperihatinkan yang kita hadapi bersama sebabnya kita adalah negara maritim akan tetapi kita masih impor garam dengan jumlah besar 2,6 juta ton per tahun beber Muhammad Faisal SE, Selasa (16/3/2021)

Oleh karena itu, menurut Faisal, hal ini harus disikapi dengan penuh keseriusan dan bila perlu organisasinya akan mendesak presiden untuk mengubah regulasi mengenai aturan-aturan yang selama ini dianggap merugikan pengusaha kecil demikian kata Muhamad Faisal. (MS)

Baca juga:  Babinsa Saradan Membantu Pemasangan Granit di Masjid Al Amin

(G/Ad)

Komentar