Medan, Goosela.com – Gawat…!!! Pencuri Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) semakin meraja lela demi meraup keuntungan Peribadi. Diminta Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution segera intruksikan pihak Kecamatan dan Kelurahan bekerja lebih maksimal untuk menindak para Pengembang yang mendirikan Bangunan bermasalah di tempat kerjanya masing- masing untuk meningkatkan PAD Kota Medan.
Seperti Oknum Pencuri PAD dari sektor IMB di Jalan. Jemadi lorong 4 , Kelurahan Pulo Berayan Darat 2, Kecamatan Medan timur, Kota Medan Sumut, tertera di plang IMB 5 unit 2 lantai namum faktanya dibangun menjadi 8 unit yang diduga tanpa adanya tindakan atau larangan dari pihak Kecamatan Medan Timur dan Kelurahan Pulo Brayan Darat 2 Kota Medan.
“Infonya bangunan itu milik warga turunan cina Batam, semenjak bangunan itu berdiri kami/ warga tidak pernah kenal dengan pemiliknya. Dan diduga bangunannya tidak memiliki ijin, karna tak ada nampak plang IMB bang.” ujar salah seorang warga yang namanya tidak mau disebut, Selasa (9/8/2022).
Dikatakan Warga, bahwa bangunan tersebut sudah jelas merupakan penipuan kepada Pemko Medan, dimana seharusnya pembangunan tersebut dapat menghasilkan PAD untuk membantu pembangunan Kota Medan ini.
“Jelas ini namanya menipu, bagaimana mungkin pihak Kecamatan tidak mengetahui kecurangan ini, pastinya diduga ada permainan di tingkat Kecamatan dan Kelurahan juga ke pling nya Bang,” tambahnya.
Ketika ditanyak siapa pemilik bangunan nya melalui pihak pekerjanya mengatakan, bahwa pemilik bangunannya tidak pernah datang.
“Pemiliknya tidak pernah datang ke mari, kami pun tidak tau mau bilang apa. Terserah mana baiknya lah menurut abang,” sebutnya.
Saat dikonfirmasi Camat Medan Timur Nur Ali menganai bangunan tersebut melalui via WhatsApp nya, tidak ada memberikan jawaban.
Terpisah, Kasat Pol PP Kota Medan Rakhmat Harahap ketika di minta tanggapannya terkait bangunan yang tidak memiliki IMB tersebut melalui pesan WhatsApp nya Rabu, (10/8/2022) mengatakan, terima kasih ya informasinya,” kita koordinasi ke perkim untuk cek lokasinya,” ungkapnya.
(G/N)








Komentar