Lombok Timur, NTB , 4 Mei 2026 | Ketua Komisi IV DPRD Lombok Timur, H. Lalu Hasan Rahman, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis masih menyisakan masalah serius setelah berjalan lebih dari setahun. Belasan sekolah dilaporkan belum tersentuh program.
Lima catatan utama DPRD Lotim:
1. *Distribusi belum merata*: Belasan sekolah belum menerima MBG.
2. *Koordinasi lemah*: Pelaksanaan berjalan parsial tanpa sinergi kuat antar pihak.
3. *Perencanaan dapur buruk*: Lokasi dapur MBG belum terencana, Satgas belum dilibatkan sejak awal.
4. *Data tidak lengkap*: Perlu pemetaan menyeluruh penerima manfaat, bahan baku, mitra, dan titik dapur.
5. *Anggaran Satgas minim*: Fungsi pengawasan dan evaluasi tidak optimal karena kurang dukungan finansial.
DPRD mendorong Pemda memfasilitasi sekretariat bersama Satgas MBG dan meminta Satgas segera ajukan program kerja ke Bupati untuk dapat anggaran pendamping.
“Tidak boleh ada lagi sekolah yang tertinggal. Semua harus terlayani. Berapapun yang dibutuhkan Satgas akan kami dukung,” tegas Hasan Rahman.
*5 Poin Utama*
5 Catatan DPRD Lotim Soal MBG , Pernyataan Ketua Komisi IV, H. Lalu Hasan Rahman
Masalah Fakta Temuan DPRD Tuntutan Solusi :
**1. Sekolah Terlewat**
Belasan sekolah belum dapat MBG > 1 tahun Pemetaan ulang data penerima manfaat
**2. Koordinasi Lemah** Program jalan sendiri-sendiri Bentuk sekretariat bersama Satgas MBG
**3. Dapur Tidak Terencana** Lokasi dapur asal tunjuk Libatkan Satgas sejak perencanaan dapur
**4. Data Belum Lengkap** Bahan baku & mitra tidak terdata rapi Petakan semua komponen dari hulu ke hilir
**5. Anggaran Minim** Satgas susah awasi karena dana kurang Satgas ajukan proker ke Bupati, DPRD siap dukung
*Quote Highlight*:
“Tidak boleh ada lagi sekolah yang tertinggal. Berapapun yang dibutuhkan Satgas akan kami dukung.” – H. Lalu Hasan Rahman
(Den)








WhatsApp us
Komentar