Cegah Covid-19 Masuk Kantornya, Kabaharkam Polri Menyiapkan Probiotik dan Madu untuk Personil

Jakarta, Goosela.com – Ada hal menarik di Kantor Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Jalan Trunojoyo No. 3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Hari ini, Selasa (8/9/2020), terlihat di Lobby Utama, Gedung Baharkam Polri disediakan 2 buah dispenser air berisi cairan probiotik dan madu yang disediakan untuk seluruh personil Baharkam Polri.

Selain melakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermogun dan menyediakan hand santizer di depan pintu masuk markas komando, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto juga menyediakan minuman suplemen probiotik dicampur madu untuk seluruh anggota.

Baca juga:  Kabaharkam Polri: Kenali dan Gali Potensi Diri Pembulatan Orientasi Kerja kepada 15 Paja

“Ini merupakan salah satu upaya Baharkam Polri untuk meningkatkan daya tahan tubuh anggota dalam rangka mencegah terjadinya kluster perkantoran dan cluster keluarga yg sedang marak,” ujar Komjen Agus.

Kaopspus Aman Nusa II 2020 ini menerangkan bahwa di depan pintu masuk penjagaan baharkam Polri disiapkan dua buah dispenser dan 2 galon yang sudah diisi dengan air yang telah diramu dengan cairan prebiotik ditambah madu.

“Setiap anggota yang baru datang untuk masuk kantor akan diberikan 1 gelas minuman tersebut”, ujar Komjen Agus.

Komjen Agus juga menjelaskan bahwa Minuman probiotik ini adalah produk herbal dan produksi lokal karya anak bangsa yang bisa menjadi suplemen tambahan, produk kearifan lokal seperti ini harus merupakan alternatif pilihan bagi siapa saja.

Baca juga:  Simulasi Hari Ke-3 di Kota Lhokseumawe oleh PPGD Mahasiswa Unimal

“Selain menjaga kesehatan, pola hidup bersih sehat, kita sarankan juga anggota dan keluarganya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan herbal seperti minum jahe, sereh, kunyit, kencur, rebusan daun pandan dan sari jeruk lemon,” tutur Komjen Agus.

Lebih lanjut Komjen Agus menyampaikan bahwa kekayaan khasanah produk herbal bagian dari budaya bangsa dan warisan leluhur, patut kita bina dan kita arahkan supaya bisa berkembang lebih baik dan bisa bermanfaat untuk kesehatan masyarakat.

“Dengan masyarakat yang sehat tentunya bisa lebih produktif guna mendukung pemulihan ekonomi nasional,” tutup Komjen Agus.

(G/Ad)

Komentar