Medan, Goosela.com – Aksi begal kembali marak. Hal ini seperti diutarakan warga Jalan Masjid dan Warga Jalan Lorong Tapanuli, Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat Kota Medan kepada awak media, Sabtu (9/3/2024) saat bersama warga setempat mengaku baru menangkap tiga (3) pelaku begal pukul 05.00 Wib di Jalan Masjid Ujung.
Anak di bawah umur warga Kecamatan Medan Barat, Kota Medan mengaku dalam sebulan sudah terjadi 3 kali berturut turut pelaku begal ditangkap oleh warga.
“Barusan kami warga di Jalan Mesjid Ujung menangkap 3 pelaku begal sedang beraksi dan korbannya bernama RS (20) warga Lorong Tapanuli pukul 04.00 Wib dini hari, ” ujar KS yang merupakan adik korban.
Diceritakan KS, dia mendapat telepon dari abangnya yang sedang diikuti pelaku begal saat menuju pulang ke rumahnya di jalan lorong Tapanuli, kata KS lagi, abangnya mengaku diikuti pelaku begal sejak dari jalan Tengku Amir Hamzah sampai ke Jalan lorong Tapanuli dan korban mengadu ke pos kamling lingkungan 8 yang saat itu ada warga meronda.
Lalu ketika pelaku begal melintas langsung dicegat. Diduga karena gugup para pelaku begal ini pun panik namun saat hendak melarikan diri, warga di pos kamling mendapati sebilah pisau milik ketiga pemuda yang mengendarai sepeda motor NMax warna merah dan tidak memiliki plat.
“Dan akhirnya warga pun menginterogasi ketiga pemuda yang mengaku 2 orang warga Kecamatan Medan Petisah dan 1 lagi mengaku warga Kecamatan Medan Maimun, para pelaku nyaris dihakimi warga setempat dan tidak lama kemudian petugas Polsek Medan Barat turun ke lokasi,” ujarnya.
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor saat ditemui awak media membenarkan hal itu. Dikatakan politisi dari partai NasDem Kota Medan ini bahwa dalam sebulan ini di Jalan Mesjid Ujung kelurahan Sei Agul sudah 3 kali terjadi aksi begal yang ditangkap oleh warga setempat.
“Kita sangat prihatin, sepertinya para pelaku begal ini semakin banyak dan tidak peduli lagi apakah korbannya juga warga setempat. Ini perlu menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian baik dari tingkat polsek dan polrestabes Medan. Dan kita meminta semakin memperbanyak rutinitas patroli anti begal dan melintasi Gang yang dianggap rawan bukan hanya di Jalan Protokol saja, “ujar nya.
Antonius juga mengharapkan adanya pihak kepolisian polsek Medan Barat rutin berkunjung ke pos lingkungan 8 Jalan Mesjid Ujung untuk mengantisipasi adanya serangan balik dari pelaku begal yang ditangkap warga tadi.
Dijelaskan anggota DPRD Kota Medan ini lagi, mendekati bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari agar pihak aparat kepolisian dapat memberi rasa aman.
Senada dengan Antonous Tumanggor, Kepling 8 Kelurahan Sei Agul, Timbul Siahaan sangat berharap Polsek Medan Barat dapat menurunkan petugasnya dan rutin melakukan patroli di wilayah kelurahan Karya Sei Agul kecamatan Medan Barat.
“Kami warga masyarakat sangat berharap pelaku begal dapat diminimalisir di lingkungan ini karena sudah sering berulang ulang terjadi dan ditangkap warga. Apalagi di lingkungan ini ada tinggal anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumamggor yang dikenal akrab oleh warga,” pungkasnya.
Diketahui ketiga pelaku begal tersebut saat ini sudah diamankan di Polsek Medan Barat.
(G/ES)








WhatsApp us
Komentar