Saffron Merupakan Rempah Termahal di Dunia – Ada yang kenal dengan rempah yang satu ini? Pasti banyak yang belum mengenalnya. Nama rempah yang satu ini adalah Saffron. Saffron merupakan rempah yang berasal dari putik bunga safron crocus. Dilansir Bussiner Insider, tiga kepala putik (stigma) pada bunga safron crocus inilah yang disebut saffron. Rempah ini memiliki aroma yang kuat dan dipercaya mengandung antioksidan.
Rempah saffron diketahui tumbuh di Iran dan Kashmir. Pertama kalinya ditanam di Iran sejak 3.000 tahun terakhir. Dan ternyata tanaman ini hanya tumbuh selama seminggu setiap tahunnya. Hingga saat ini 90% produksi saffron berasal dari Iran dan 10% lainnya berasal dari Kashmir.

Image via pixabay.com
Rempah saffron memiliki harga yang sangat mahal. Saffron dengan kualitas terbaik dapat dihargai sebesar 5000 dollar AS atau sekitar 72,5 juta hanya untuk mendapatkan 450 gram saffron. Kenapa harganya sangat mahal? Hal ini disebabkan karena proses pengolahannya.
Proses pengolahan saffron dimulai dari proses memetik bunga yang berlangsung sekitar enam jam sehari. Untuk menghasilkan 450 gram saffron diperkirakan membutuhkan 75.000 bunga. Petani saffron harus memetik lembaran halus mirip benang dari setiap bunga dengan tangan yang hanya tumbuh enam inci dari tanah. Memetik saffron juga merupakan tradisi keluarga yang dilakukan secara turun temurun. Dengan prosesnya yang terbilang sulit maka tidak heran jika saffron memiliki harga termahal di dunia.
Baca juga: Sering Mengalami Mata Lelah? Ini Dia Tips Mengatasinya
Selain menjadi rempah, saffron kaya akan manfaat yang baik untuk kesehatan seperti:
- Berfungsi sebagai antioksidan
- Menjaga suasana hati dan kesehatan mental
- Mengurangi gejala PMS
- Mengurangi resiko penyakit jantung
- Membantu mengurangi berat badan
- Meningkatkan daya ingat pada orang dewasa dengan penyakit Alzheimer
- Dapat meningkatkan gairah seks
Untuk dapat membedakan saffron asli atau tidak dapat dilakukan pengecekan dengan cara menciumnya. Saffron asli memiliki aroma yang wangi dan rasa yang pahit. Cara lain untuk mengeceknya adalah dengan merendamnya di dalam air. Saffron asli warnanya akan luntur tetapi akan tetap berwarna merah, sedangkan saffron palsu akan berwarna putih.
Saffron banyak digunakan dalam masakan rissoto Italia, paella Spanyol dan kari India sebagai rempah. Semoga bermanfaat! (Sumber Referensi: tirto.id, kompas.com)
(Goo/Kristov)








WhatsApp us
Komentar