Dirikan Posko Pengaduan Pelanggan, Formapera Siap Gugat PDAM Tirtanadi

Medan, Goosela.com – Merespon segala hal yang menyangkut keluhan masyarakat, LSM Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera), bagai lembaga yang fokus melakukan monitoring terhadap segala aktivitas aparatur negara, turut mengikuti berbagai fenomena saat ini.

Khusus terkait pelayanan yang diberikan perusahaan negara yang terindikasi merugikan masyarakat yang notabene sebagai konsumen. Paling mencolok misalnya terkait lonjakan tarif air Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Tirtanadi.

Atas permasalahan itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Formapera Sumatera Utara, meresponnya dengan mendirikan Posko Pengaduan Pelanggan.

“Sesuai tupoksi LSM Formapera, menyikapi fenomena yang terjadi saat ini khususnya di Kota Medan, mulai hari ini kami resmi mendirikan posko pengaduan khususnya terkait keluhan pelanggan air PDAM Tirtanadi atas lonjakan tarif yang kita nilai sangat tidak masuk akal,” tegas Ketua DPW Formapera Sumut, Feri Afrizal saat ditemui di Kantor DPN Formapera, Jalan Medan Area Selatan, Gang Puri No 3, Medan, Senin (22/3/2021).

Baca juga:  Brigjend Dr Dadang Hartanto dan Dirreskrimum Polda Jatim Lolos Seleksi Administrasi Calon Pejabat

Feri juga menjelaskan, sejauh ini sudah ada beberapa pelanggan yang mengadu kepada Formapera dengan rata-rata keluhan terkait tarif yang melonjak tinggi.

Tak hanya soal taruf, lanjutnya, ada juga pelanggan yang melaporkan terkait kuantitas air yang sangat sedikit masuk ke rumah pelanggan dan kualitas air yang kotor.

“Setelah seluruh administrasi laporan dilengkapi oleh pelanggan, selanjutnya laporan itu akan kami tindaklanjuti dengan melakukan gugatan terhadap BUMD tersebut,” tandas Feri.

Baca juga:  Kabareskrim Polri: Kasus Dugaan Penistaan Agama Muhammad Kece, Sedang Proses Didalami

Di samping itu, sambung Feri, di posko pengaduan itu, Formapera juga siap menampung keluhan pelanggan listrik dan gas.

“Ini merupakan bentuk peran serta kita dalam melakukan kontrol sosial terhadap konsumen dari perusahaan pelayanan publik yang selama ini kami nilai sangat jauh dari harapan konsumennya,” pungkasnya. (AVID/r)

Komentar