Sering Mengalami Asam Lambung? Kenali Penyebabnya

Health348 Dilihat

MedanPenyakit asam Lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit yang terjadi pada saluran pencernaaan yang menghubungkan mulut dan lambung sehingga menimbulkan rasa terbakar di dada. Kondisi ini akan dapat menimbulkan nyeri pada ulu hati.

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung disebabkan dimulai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan sehingga menyebabkan lower esophageal sphincter (LES) melemah. LES berfungsi berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Secara umum penyebab penyakit asam lambung dikarenakan oleh beberapa faktor:

  1. Kelebihan berat badan
  2. Terlalu banyak pikiran atau stress
  3. Perubahan hormon yang terjadi pada masa hamil.
  4. Sering mengonsumsi kopi, cokelat, minuman keras, dan merokok.
  5. Berbaring tidur setelah makan
Baca juga: Berbagai Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan Tubuh

Gejala Penyakit Asam Lambung

Baca juga:  Pemko Medan Terus Berbenah Siapkan Pelayanan Kesehatan yang Prima Menuju UHC Premium

Orang yang mengalami penyakit asam lambung umumnya akan mengalami gejala atau tanda-tanda seperti:

  1. Kesulitan menelan
  2. Rasa terbakar di dada atau nyeri pada ulu hati
  3. Mulut terasa pahit atau asam
  4. Nafas yang berbau tidak sedap
  5. Batuk kering secara terus-menerus pada malam hari
  6. Bagian dada terasa sakit
  7. Sering bersendawa

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Jika seseorang mengalami gejala penyakit asam lambung sebanyak dua kali dalam sepekan, maka dokter dapat mengambil tindakan pemeriksaan penyakit asam lambung. Pemeriksaan yang dilakukan untuk melakukan diagnosa asam lambung oleh dokter seperti Gastrokopi, Foto Rontgen, pengukuran tingkat keasaman (pH) kerongkonogandan Manometri esofagus.

Baca juga:  Manfaat dan Khasiat dari Daun Binahong yang Anda Wajib Tahu

Pengobatan Penyakit Asam Lambung

Secara umum, penyakit asam lambung dapat diobati dengan mengubah kebiasaan sehari-hari seperti tidak berbaring setelah makan, berhenti merokok, menurunkan berat badan jika diperlukan atau makan dengan porsi sedikit tetapi sering. Dokter biasanya akan memberikan obat untuk menetralkan asam lambung, menurunkan produksi asam lambung, dan obat yang mempercepat pengosongan lambung.

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat mengakibatkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menimbulkan luka atau sulit untuk menelan. Segera untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum kondisi semakin parah. (Sumber Referensi: halodoc.com, alodokter.com)

Baca juga: Inilah Manfaat Dari Minum Air Putih

(Goo/Kristov)

Komentar