Sejumlah Organisasi Petani Sawit dan LSM di Rokan Hilir Apresiasi kepada Presiden RI

News, Rokan Hilir, Umum1078 Dilihat

Rohil, Goosela.com – Sejumlah organisasi petani sawit dan LSM Di Kabupaten Rokan Hilir menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo atas dicabutnya larangan ekspor minyak sawit (CPO) pada Kamis 19 Mei 2022.

Penyampaian ini disampaikan langsung oleh Segenap Pengurus Apkasindo Kabupaten Rokan Hilir sambil menggelar syukuran” Terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo yang telah membuka larangan ekspor CPO . terimah Kasih, Terimah Kasih Bapak Presiden! ujar serentak dari Pengurus Apkasindo Rokan Hilir, Jum’at 20 Mei 2022.

Baca juga:  Dengan Membawa Poster Koramil 06/Kartasura dan Polsek Kartasura Laksanakan Himbauan 5M di Pasar Kartasura

Sementara itu Ketua DPW Askasindo Provinsi Riau KH Suher juga mengucapkan hal yang sama dengan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo atas dicabutnya larangan ekspor minyak sawit (CPO) tadi malam.

Berharap setelah pencabutan ekspor CPO maka tata kelola sawit yang harus di perhatikan oleh pemerintah adalah dukungan kepada kelembagaan petani sawit, dengan dicabutnya larangan eksport malam tadi, harga sawit petani swadaya merangkak naik.

“Selanjutnya datang juga ucapan terima kasih dari Organisasi Bupati Lira Kabupaten Rokan Hilir Rusli, dalam keterangannya mengatakan terima kasih kepada kepada Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo yang telah mencabut larangan ekspor CPO, semoga petani sawit seluruh Indonesia semakin sejahterah,” ucapnya Rusli.

Baca juga:  Perayaan Natal di Bonapasogit, Gereja HKBP Pearaja Resort Pearaja Tarutung Berlangsung dengan Hikmat dan Sukacita

Kemudian dari Ketua KUD Anugerah Bagan Sinembah Edy Saputra SP juga menyampaikan terimah kasih kepada Bapak Presiden RI atas dicabutnya larangan CPO, “berharap dengan dicabutnya pelarangan ekspor CPO maka harga semakin komoditi dan petani semakin sejahterah,” tutupnya saat di areal perkebunan rumahnya.

(G/Budi)

Komentar