Perkembangan Kasus Penganiayaan AY Resmi Disampaikan TNI

Hukum & Kriminal, TNI446 Dilihat

Jakarta – (Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan perkembangan proses penyidikan kasus dugaan penganiayaan terhadap Sdr. AY. Keempat pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani penahanan di instalasi tahanan militer (Maximum Security) Pomdam Jaya Guntur sejak tanggal 18 Maret 2026.

Adapun Pasal yang diterapkan kepada tersangka adalah pasal penganiayaan.

Baca juga:  Satgas Yonif 132/BS Tanamkan Semangat Olahraga kepada Siswa-Siswi Sekolah 

Pada tanggal 19 Maret 2026, Penyidik Puspom TNI telah berupaya melakukan konfirmasi untuk permintaan keterangan terhadap saksi korban Sdr AY, namun dokter belum mengizinkan dengan alasan kesehatan.

Selanjutnya, pada tanggal 25 Maret 2026, Puspom TNI telah menerima surat dari Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang menyatakan bahwa saksi korban Sdr. AY berada di bawah perlindungan LPSK.

Baca juga:  Meningkatkan Imun Tubuh, Pangdam I/BB kembali Suntik Vaksin Sinovac Tahap II

Komandan Puspom TNI telah mengirimkan surat kepada Ketua LPSK terkait permohonan untuk meminta keterangan dari saksi korban Sdr AY. TNI berkomitmen untuk melakukan proses penegakan hukum secara terbuka, profesional, dan akuntabel.

(Kapuspen TNI)

Komentar