Bupati Taput Membahas Penanggulangan Bencana dengan BNPB di Jakarta

Pemkab Taput530 Dilihat

Taput – Bupati Tapanuli Utara yakni Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si. melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait upaya penguatan sistem penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor BNPB, Jakarta dan diterima langsung oleh Deputi Logistik dan Peralatan BNPB Dra. Andi Eviana, M.Si, Senin (3/11/2025).

Dalam pertemuan itu, Bupati Taput turut didampingi Kepala Pelaksana BPBD Taput Bonggas Pasaribu dan Kadis PUTR Taput Dalan Simanjuntak.

Bupati Jonius menyampaikan bahwa tingginya intensitas kejadian bencana di Tapanuli Utara memerlukan dukungan dan sinergi kuat antara pemerintah daerah dengan BNPB, baik dalam aspek perencanaan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, maupun penyediaan logistik dan peralatan kebencanaan.

Baca juga:  Dengan Wisuda dan Koor Lansia, Bupati Taput Mengajak Masyarakat Dukung Lansia Berkualitas

“Kami berharap dukungan dari BNPB agar Kabupaten Tapanuli Utara semakin siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang,” ujar Bupati Jonius Taripar Hutabarat.

Menanggapi hal itu, Deputi Logistik dan Peralatan BNPB Dra. Andi Eviana, M.Si. mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap bencana.
Ia menegaskan bahwa BNPB siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk penyediaan logistik, fasilitasi peralatan kebencanaan, maupun koordinasi lintas deputi untuk percepatan program.

“Kami siap membantu dan memfasilitasi Pemkab Tapanuli Utara, termasuk mempercepat sinergi antar-deputi dalam mendukung program penanggulangan bencana yang lebih efektif,” ungkap Andi Eviana.

Baca juga:  Bupati Taput Kunker Selama Dua Hari di Kecamatan Parmonangan

BNPB juga mendorong Pemkab Tapanuli Utara untuk terus memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan penanggulangan bencana, mulai dari Kajian Risiko Bencana, Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) hingga Rencana Kontinjensi Bencana, agar setiap langkah memiliki skala prioritas yang terukur dan berdampak langsung di lapangan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terpadu, tanggap, dan berdaya guna bagi warga masyarakat.

(G/Ezri Situmorang)

Komentar