Konawe – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari yakni Drs. Arsyad Alastum, bersama rombongan melaksanakan studi banding ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe, Kamis (20/11/2025).
Agenda ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi program komunikasi publik serta pengelolaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala Diskominfo Konawe, Drs. Akib Ras, M.Si., beserta jajarannya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada perwakilan DPRD Kota Kendari. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan kehormatan sekaligus momentum penting untuk memperkuat hubungan antar pemerintah daerah, terutama dalam aspek pengembangan sistem informasi pemerintahan modern.
Lebih lanjut, Kepala Diskominfo Konawe menegaskan bahwa kunjungan ini memiliki nilai strategis karena menjadi wahana pertukaran pengalaman mengenai tata kelola informasi publik, transparansi layanan, serta penerapan SPBE yang efektif.
Ia mengurai sejumlah program prioritas Diskominfo Konawe, seperti optimalisasi fungsi Command Center, penguatan infrastruktur teknologi informasi, dan pengembangan layanan digital berbasis kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, peningkatan kualitas layanan informasi menjadi komitmen utama pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Ia berharap hasil dialog dan diskusi selama studi banding tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi DPRD Kota Kendari dalam merumuskan kebijakan komunikasi publik yang lebih inovatif dan terintegrasi.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Drs. Arsyad Alastum, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan studi banding ke sejumlah Diskominfo kabupaten di Sulawesi Tenggara sebagai langkah untuk melihat secara langsung praktik terbaik (best practices) dalam penerapan keterbukaan informasi publik dan pengelolaan SPBE. Menurutnya, memahami implementasi di lapangan penting untuk memperkaya referensi sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Kendari.
“Kunjungan ini kami lakukan untuk mempelajari bagaimana daerah lain menerapkan keterbukaan informasi publik secara efektif, termasuk pengelolaan SPBE sebagai bagian dari percepatan transformasi digital. Kami ingin memastikan bahwa Kota Kendari mampu menghadirkan sistem layanan pemerintahan yang transparan, modern, dan sesuai tuntutan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa hasil studi banding ini akan memperkuat arah kebijakan DPRD Kota Kendari, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas komunikasi publik, integrasi layanan berbasis teknologi, dan percepatan digitalisasi di lingkungan pemerintah daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang serta menuntut layanan publik yang cepat, akurat, dan mudah diakses.
Dengan terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara Pemerintah Kabupaten Konawe dan Pemerintah Kota Kendari, kedua daerah tersebut diharapkan dapat saling melengkapi dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan yang informatif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dan kunjungan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan berbasis digital yang berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.
(G/Agus Supriadin)








WhatsApp us
Komentar