Luar Biasa, Selain Menjaga Perbatasan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS Pos Arso 13 Turut Ajarkan Anak Batas Membaca Al-Quran

TNI, News296 Dilihat

Keerom, Goosela.com – Melalui komunikasi sosialnya Satgas Pantas RI-PNG Yonif Raider 100/PS dalam hal ini Pos Arso 13 selalu berusaha membantu masyarakat sekitarnya dengan memberi kontribusi untuk daerah yang menjadi tanggung jawabnya seperti mengajarkan membaca Al-Quran kepada anak-anak muslim di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Rabu (28/10/2020).

Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq mengatakan bahwa Ilmu agama menjadi tiang dasar pendidikan akhlak seorang anak dalam kehidupan sehari-hari, Hal ini pula yang menjadi perhatian anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS sehingga ikut serta dalam mengajarkan anak-anak di perbatasan tentang ilmu agama, salah satunya belajar membaca Al-Quran. “Harapannya anak-anak bisa meningkat keimanan dan ketakwaannya dengan seringnya membaca Al-Quran, dan menjadi bekal mereka di masa depan yang akan datang,” pungkasnya.

Diakui Dansatgas, tambahan pelajaran membaca Al-Quran yang diberikan personel Satgas Pos Arso 13 adalah karena panggilan hati melihat minimnya tenaga pendidik di bidang ilmu agama Islam di wilayah perbatasan RI-PNG khususnya sektor utara Keerom. “generasi muda merupakan tanggung jawab kita semua, bukan hanya guru dan orang tua, melainkan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kepribadian anak,” cetusnya.

Baca juga:  Pangdam Baru Disambut oleh Gubsu Bersama Forkopimda di Bandara KNIA

Hal senada juga disampaikan Danpos Arso 13 Letda Inf Tri Yanto menerangkan bahwa, Kampung Naramben adalah salah satu dari 2 Kampung Skanto yang ada di Distrik Skanto yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani dan Agama Islam. “Namun demikian anggota Satgas yang berada di Kampung Naramben melihat beberapa potensi dan semangat anak-anak Kampung Naramben khususnya yang beragama muslim untuk belajar membaca Al-quran,” tuturnya.

“Tentunya dengan mengajari mereka membaca Al-Quran anak-anak di perbatasan ini, maka akan menjadi suatu wadah pembelajaran dalam menambah pengetahuan tentang ilmu agama,” ucapnya.

(G/Ad)

Komentar